Fly Away



home about linkies Sites instagram twitter follow


Writter


Just a regular muslimah who is striving to better herself in matters of Duniawi and Akhirah. Here, I post about everything I feel. This is the another perfect place where I can say what's on my mind.
Pardon my words. Do follow my blog.
Listen this

CBOX

⊰HOVER ME!⊱
Please do not spam my cbox. Please put your blog/fb/twitter link so I can visit you back.

FOLLOWERS


ARCHIEVE



CREDIT

© 2014 - Skins by Sarah Zull and basecode Mayra.
Kisah Pengantin Meninggal di Atas Sejadah
Friday, 4 January 2013 | 5 Comments


Kisah nyata yang diceritakan oleh Syaikh Abdul Muhsin Al Ahmad ini terjadi di Abha, ibu kota Provinsi Asir Arab Saudi.

“Setelah melaksanakan shalat Maghrib dia berhias, menggunakan gaun pengantin putih yang indah, mempersiapkan diri untuk pesta pernikahannya. Lalu dia mendengar azan Isya, dan dia sadar kalau wudhunya telah batal.

Dia berkata pada ibunya : “Bu, saya nak berwudhu dan shalat Isya.”

Ibunya terkejut : “Apa kamu sudah gila? pengantin lelaki telah menunggumu untuk melihatmu, bagaimana dengan make-up mu? Semuanya akan terbasuh oleh air.”

Lalu ibunya menambahkan : “Aku ibumu, dan ibu katakan jangan shalat sekarang! Demi Allah, jika kamu berwudhu sekarang, ibu akan marah kepadamu”

Anaknya menjawab : “Demi Allah, saya tidak akan pergi dari ruangan ini, hingga saya shalat. Ibu, ibu harus tahu “bahwa tidak ada kepatuhan kepada makhluk dalam kemaksiatan kepada Pencipta”!!

Ibunya berkata : “ Apa yang akan dikatakan tamu-tamu kita tentang mu, ketika kamu tampil dalam pesta pernikahanmu tanpa make-up?? Kamu tidak akan terlihat cantik dimata mereka! dan mereka akan mengolok-olok dirimu !

Anak nya berkata dengan tersenyum : “Apakah ibu takut karena saya tidak akan terlihat cantik di mata makhluk? Bagaimana dengan Penciptaku? Yang saya takuti adalah jika dengan sebab kehilangan shalat, saya tidak akan tampak cantik dimata-Nya”.

Lalu dia berwudhu, dan seluruh make-up nya terbasuh. Tapi dia tidak merasa bermasalah dengan itu.

Lalu dia memulai shalatnya. Dan pada saat itu dia bersujud, dia tidak menyadari itu, bahwa itu akan menjadi sujud terakhirnya.

Pengantin wanita itu wafat dengan cara yang indah, bersujud di hadapan Pencipta-Nya.

Ya, ia wafat dalam keadaan bersujud. Betapa akhir yang luar biasa bagi seorang muslimah yang teguh untuk mematuhi Tuhannya!

—- SubhanAllah  —-
aimenshabir:

praying on time

Blogger Ika Johan said...

Jemput join :-)

http://ikajohans.blogspot.com/2013/01/new-year-giveaway-by-sheera-aya.html

 
Blogger Nadrah Zulkifly said...

Hi awak. BW here. Awak dijemput join GA ni. Happy blogging :D
http://nadrahzulkifly.blogspot.com/2013/01/happy-blogging-giveaway.html

 
Blogger Hanim Irsyad said...

sedih + best! :)
tajuk ape ea?

 
Blogger mOha aRe-qil said...

Uwaaaa, sangat terharu even saya lelaki....

 
Blogger cikcenderawasih said...

semoga pengakhiran hidup kita pun dalam keadaan husnul khatimah :)

 

Post a Comment